Friday, 21 December 2012

renungan bersama


Everytime the rain is falling,  I always thought that the sky is crying.
Belajar adalah hiburan yang membuatnya lupa pada pada seluruh penat dan kesulitan hidup. Buku baginya adalah ubat dan sumur kehidupan yang airnya selalu memberi kekuatan baru agar dia mampu mengayuh basikal menentang angin setiap hari. Jika berhadapan dengan buku dia akan menghisap setiap kalimat ilmu yang dibacanya.
Melihat gambar ini membuatkan saya rindu dengan `Sharpie2` saya di asrama
:’)
Dia tergoda dengan sayap-sayap kata yang diucapkan oleh para cendekia. Dia melirik maksud tersembunyi daripada sebuah rumus, sesuatu yang mungkin tidak jelas bagi orang lain.
Seperti juga kebodohan yang sering tidak disedari, beberapa orang juga tidak menyedari dirinya telah terpilih, telah ditakdirkan Tuhan untuk ditunangkan dengan ilmu.

Ajal kita. Umur kita. Tempat kematian kita. Cara kematian kita. Segalanya sudah tertulis. Hari ini, kita sempat berkirim Al-Fatihah pada mereka yang telah pergi. Hari esok siapa tahu, orang lain pula akan berkirim Al-Fatihah buat kita.

No comments: